Tampilkan postingan dengan label propolis nano. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label propolis nano. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 November 2012

PROPOLIS HIJAU


Mengenal Propolis Hijau
Sampai sekarang hutan hujan tropis Brazil yang lebat tetap diakui sebagai salah satu paru-paru dunia. Beragam flora dan fauna yang hidup di dalamnya sejak lama telah memberi manfaat bagi umat manusia. Salah satunya adalah bahan baku Propolis Hijau ? yang menurut banyak peneliti memiliki kualitas terbaik. Tak heran bila Brazil sampai sekarang menjadi pemasok bahan baku Propolis terbesar di dunia

Predikat terbaik yang disematkan pada Propolis Hijau bukan tanpa alasan. Bahan baku Propolis khas negeri Samba ini berasal dari sejenis pohon eucalyptus bernama Baccharis dracunculifolia yang hanya dapat tumbuh di iklim tropis dan vegetasi khas Brazil.

Hutan Hujan Tropis Brazil (Desfirawita, 2009)
 

Dari pohon inilah, unsur Bioflavonoid dan Artepillin C dikumpulkan oleh lebah Africanized dan kemudian diolah menjadi Propolis untuk melindungi sarangnya. Kedua unsur yang berasal pohon Baccharis dracunculifolia ini pula yang membuat Propolis Hijau tak hanya berpredikat istimewa dan terbaik, tetapi juga produk herbal alami paling efisien yang pernah ditemukan dalam peradaban manusia.

Pohon Baccharis dracunculifolia dan Lebah Africanized


Penduduk lokal lebih sering menyebutnya pohon Alecrim do campo. Rata-rata pohon Baccharis dracunculifolia memiliki tinggi 2-3 meter dan sebagian besar tersebar di bagian selatan dan tenggara Brazil, terutama di wilayah Sao Paulo dan Minas Gerais. Di kedua daerah itu, pohon Alecrim do campo kerap dimanfaatkan oleh penduduk sekitar untuk kepentingan pertanian dan kesehatan.
 

Pohon Baccharis dracunculifolia ( Liana John, 2011)
 
Sejak lama, penduduk lokal memanfaatkan pohon Baccharis dracunculifolia sebagai obat tradisional, terutama untuk menyembuhkan bisul dan radang. Tak hanya itu, Menezez (2005) menyebut ekstrak pohon yang satu ini dapat menurunkan demam, menyembuhkan sakit perut, dan memulihkan stamina tubuh. Bahkan penelitian mutakhir menyebut, unsur yang terkandung dalam pohon Alecrim do campo dapat melawan sel-sel leukimia yang mengerogoti sel-sel darah merah.

Selain itu, peran lebah Africanized pun tak boleh diabaikan dalam proses produksi Propolis Hijau. Termasuk spesies lebah madu Western ( Apis mellifera) , sejatinya lebah Africanized berdarah campuran antara lebah Afrika ( A.m. scutellata) dari Tanzania dengan varian lebah Eropa, seperti lebah Italia ( A.m. ligustica ) dan lebah Iberia ( A.m. iberiensis).

Lebah Africanized (BRSR, 2012)

Darah campuran yang mengalir dalam tubuh lebah Africanized membuat spesies ini lebih agresif bila dibandingkan dengan varian-varian lebah Eropa lainnya. Bahkan begitu agresifnya, lebah yang satu itu kerap disebut lebah pembunuh ( bee killer ). Predikat “sangar” ini diberikan karena lebah Africanized yang berkoloni dalam jumlah kecil ini sering menyerang dan mengambilalih sarang lebah lain setelah membunuh sang ratu lebah.

Lebah Africanized tersebar di wilayah Afrika sampai selat Gibraltar yang merupakan perbatasan benua Eropa-Asia (Eurasia). Lalu bagaimana bisa lebah ini sampai ke Brazil ? Ternyata lebah ini dibawa dan dilepaskan pada 1957 oleh pebudidaya lebah ke negeri Samba pada 1957 di dekat wilayah Rio Claro, Sao Paulo.

Proses pelepasan ini dilakukan dari sarang lebah Africanized yang dikontrol langsung oleh ahli Biologi, Warwick E. Kerr. Kala itu, ahli Biologi asal Brazil ini sedang berupaya untuk menyilangkan lebah madu Eropa dengan Afrika Selatan. Tujuannya agar lebah itu mampu memproduksi madu lebih banyak dan dapat beradaptasi dengan iklim tropis Brazil.

Komposisi dan Manfaat Propolis Hijau


Berasal dari Bahasa Latin, flavius yang berarti kuning Flavonoid ( Bioflavonoid ) merupakan sejenis pigmen yang memproduksi warna kuning, merah, atau biru pada bunga tanaman untuk menarik hewan-hewan yang membantu proses penyerbukan.

Flavonoid ( Leonid Andronov, 2012)

Sebaliknya, senyawa ini juga berfungsi sebagai pelindung tanaman dari serangan hama dan predator. Selain itu, pada pohon-pohon yang menjulang tinggi, seperti Baccharis dracunculifolia, Flavonoid berfungsi sebagai penyaring sinar ultra violet, membantu proses pengikatan nitrogen, dan pemberi warna.

Tak hanya bermanfaat bagi tumbuhan, Flavonoid juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Antara pertengahan 1930 sampai awal 1950, senyawa ini kerap disebut vitamin K.

Belakangan istilah yang terakhir disebut tidak lagi digunakan. Pasalnya, Flavonoid memiliki khasiat yang jauh lebih beragam dari Vitamin K, seperti anti virus, alergi, radang, tumor, oksidan. Selain itu, senyawa ini juga berfungsi melindungi struktur sel-sel tubuh , menyokong kerja Vitamin C, dan bersifat antibiotik.

Oleh karena khasiat, fungsi, dan sifatnya itu, Flavonoid juga memiliki kemampuan untuk mencegah dan mengobati berbagai penyaktit. Mulai dari penyakit ringan? seperti alergi, encok, radang kulit, ambeyen, perut, migrain, varises?sampai penyakit berat macam asthma, diabetes dan katarak.

Artepillin C (Ikuo Nakanishi dkk., 2003)

Kandungan penting lain dalam Propolis Hijau yang tak boleh dilupakan adalah Artepillin C. Seperti Flavonoid, molekul ini juga bersumber dari pohon Baccharis dracunculifolia. Kadar Artepillin C dalam Propolis Hijau berkisar antara 6-8 %.

Serupa dengan Flavonoid , Artepillin C juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, seperti anti bakteri, virus, dan jamur. Selain itu, manfaat Arteppilin C yang paling krusial dan eksklusif kemampuan molekul ini untuk menyembuhkan kanker dan tumor ganas.
 

Propolis Hijau (www.apisgreen.com)
 
Propolis telah diakui secara luas ampuh untuk menjaga kesehatan dan menyembuhkan beragam penyakit. Namun dari sekian banyak varian yang ada, Propolis Hijau dianggap sebagai produk terbaik. Kandungan Flavonoid dan Artepillin C inilah yang membuat Propolis Hijau istimewa, terbaik, dan memiliki lebih banyak manfaat dibandingkan varian-varian Propolis yang ada.

Jumat, 23 November 2012

Sejarah Propolis


Meretas Jejak Propolis / Sejarah Propolis

Suatu ketika, seorang pebudidaya madu menemukan sebuah sarang lebah yang tak lazim. Dilihat dari ukurannya, sarang lebah ini terlalu berat. Ia pun kemudian menduga volume madu dalam sarang itu mungkin saja sangat banyak. Namun ternyata diagnosis awalnya itu salah.

Ketika sarang itu dibedah, bukan madu dalam jumlah besar yang ditemukannya, melainkan seonggok bangkai tikus. Sang pebudidaya itu tak habis pikir. Bagaimana mungkin seekor tikus dapat masuk ke sarang yang memiliki pintu masuk yang kecil? Tak hanya itu, ia juga tak mampu menemukan jawaban logis mengapa tikus yang telah lama mati itu tak membusuk di dalam sarang?

Untuk menjawab rasa penasarannya, pebudidaya itu membawa temuannya ke sebuah laboratorium. Di sana, jenasah tikus itu dianalisis. Hasilnya ditemukan jawaban mengapa binatang pengerat itu mati, namun tidak membusuk.


Bangkai kepala tikus yang tak membusuk karena di balus Propolis (Simone-Fin_rstrom dan Maria Spivak, 2010)

Ternyata setelah tikus itu masuk ke sarang lebah, para lebah berusaha melumpuhkannya dengan cairan propolis sampai akhirnya binatang malang itu mati. Jenasah tikus itu kemudian dilumuri oleh propolis agar tak membusuk, menjadi sarang bakteri, dan menyebarkan virus di dalam sarang lebah. Setelah sekian lama sampai akhirnya ditemukan si pebubidaya, cairan propolis itu ternyata tetap membaluri bangkai binatang pengerat itu.
Beberapa penelitian (Hoyt, 1965 ; Johnson dkk., 1994, dan Garedew dkk. 2004) mendukung hasil analisis laboratorium di atas. Tak hanya tikus, berbagai parasit, binatang kecil, dan benda asing lainnya yang berhasil masuk ke sarang lebah juga bernasib sama.

Campuran Ramuan Pengawet Mayat

Sebenarnya kemampuan propolis untuk mengawetkan mahluk hidup yang telah mati bukan pengetahuan baru bagi manusia. Setidaknya lebih dari 3.000 tahun yang lalu manusia-manusia yang hidup pada zaman Mesir kuno telah menggunakan propolis dalam proses pembalseman atau pengawetan mayat (mumifikasi).

Bangsa Mesir kuno percaya terdapat kehidupan setelah mati. Oleh karena itu mereka berasumsi tubuh orang-orang yang telah meninggal harus tetap utuh agar dapat mengarungi kehidupan di alam gaib. Walhasil, bangsa yang pertama memanfaatkan lebah ini pun mengawetkan mayat orang-orang yang telah berpulang?terutama bagi para raja (firaun) dan keluarganya.
Proses pembalseman itu sendiri menggunakan ramuan yang terdiri beragam unsur. Sarang lebah termasuk salah unsur yang digunakan. Selain madu dan lilin, propolis juga dipakai sebagai bahan campuran ramuan itu.
 

Proses Mumifikasi (http://bumptiousq.hubpages.com)

Fungsi propolis dalam proses mumifikasi itu untuk melindungi tubuh orang yang meninggal dari mikroba, parasit, dan bakteri. Itulah sebabnya tubuh orang yang telah dibaluri ramuan khusus yang mengadung propolis itu tak hancur walaupun telah berumur ribuan tahun.

Cairan Lebah Serbaguna

Di luar itu, masyarakat tempo dulu juga telah mengeksplorasi manfaat propolis untuk berbagai keperluan. Selain sebagai bahan campuran ramuan dalam proses mumifikasi, bangsa Mesir kuno juga menggunakan propolis sebagai lem. Sementara itu, masyarakat Yunani kuno mencampur propolis dengan olibanum styrax dan ramuan aromatik tertentu untuk menghasilkan parfum istimewa bernama polyanthus.

Walaupun memiliki beragam manfaat, istilah propolis hampir selalu identik dengan ranah kesehatan. Keterakitan erat ini bukan tanpa alasan. Jauh sebelum umat manusia menggunakan propolis, para lebah telah memanfaatkan cairan ini untuk melindungi sarangnya ? mencegah, bahkan membunuh virus, bakteri, dan benda-benda asing lainnya.

Manusia yang lebih belakangan memanfaatkan cairan yang dihasilkan oleh lebah ini kemudian menamakannya propolis. Istilah ini berasal dari dua kata dalam bahasa Yunani, yaitu pro (di depan) dan polis (kota). Gabungan kedua kata ini dapat diartikan sebagai pertahanan kota?sarang lebah.

Dalam legenda Romawi kuno juga disinggung ihwal propolis. Dalam sebuah mitologi dikisahkan mahadewa Jupiter mengubah dewi Melissa menjadi lebah agar dapat memproduksi zat ajaib yang mampu menyebuhkan penyakit. Zat inilah yang kemudian disebut propolis. Dalam bahasa Romawi kuno sendiri , propolis berasal dari kata propolire yang berarti mantel.

Propolis dan Kesehatan

Masyarakat yang hidup dalam berbagai peradaban kuno tercatat telah menggunakan propolis untuk mengatasi berbagai problem kesehatan. Orang-orang Mesir, Yunani, dan Romawi kuno telah mengunakan cairan ini untuk memulihkan kesehatan dan menyembuhkan luka pada kulit.

Di luar itu, masyarakat Yunani kuno menggunakan propolis yang memiliki sifat anti-mikroba. Orang-orang Romawi kuno menggunakan propolis untuk menyembuhkan infeksi berbagai penyakit penyakit, sementara masyarakat Cina kuno memanfaatkannya sebagai obat sakit gigi dan membunuh bakteri penyakit.

Namun dari sekian banyak peradaban kuno yang memanfaatkan propolis, harus diakui masyarakat Yunani dan Romawi kuno yang berhasil mengeksplorasi manfaat cairan ini untuk kepentingan kesehatan. Pasalnya, Tak kurang dari penulis kedua peradaban ini memaparkan proses pembuatan dan pengaplikasian propolis yang kerap dideskripsikan sebagai produk alami lebah ketiga, di samping madu dan lilin lebah.



Bapak obat moderen, Hippocrates (460-377 SM) telah mendeteksi berbagai unsur penyembuh dalam cairan propolis. Ia menyebut cairan ini mampu menyembuhkan luka dan borok, baik dari luar maupun dalam tubuh.

Filsuf Aristotles (384 – 322 SM) juga menyinggung khasiat propolis dalam bukunya yang terkenal berjudul Historia Animalium (Sejarah Hewan). Dalam buku itu, Aristotles menyebut propolis sebagai “ obat untuk infeksi kulit dan luka borok.

Memasuki abad pertama masehi, Discorides, memperikarakan propolis bersumber dari styrax : air liur lebah berawrna kuning beraroma manis. Sifat cairan ini lembut dan mudah menyebar setelah dikumpulkan dari berbagai damar yang wangi. Styrax bersuhu hangat, atraktif, dan baik untuk menarik duri atau serpihan lain yang menancap pada kulit. Dan bila diubah menjadi asap/uap dapat mengobati batuk dan menyembuhkan penyakit kulit.

Gaius Plinius Secundus (Pliny) (http://thaumazein-albert.blogspot.com) 

Sementara itu, ilmuan Romawi kuno, Pliny (23-79 M) berhasil mempelajari dan memahami lebih detail ihwal sarang lebah. Ia juga berhasil mempelajari dan mengeksplorasi manfaat dari propolis. Menurut sang ilmuan, propolis berasal dari berbagai pucuk pohon, seperti beringin, poplar, elm, dan gelagah.

Lebih lanjut, Pliny memaparkan ekstrak cairan itu dapat menyembuhkan kulit yang tertancam benda asing, bengkak, pengerasan kulit, meredakan nyeri otot, dan menyembuhkan luka luar. Di luar itu, ilmuan asal Romawi itu membagi propolis menjadi tiga kategori sesuai fungsinya. Selain propolis itu sendiri, Pliny menyebut istilah commosis yang berguna sebagai desinfektan dan Pissoceros yang berguna untuk memperkuat pertahanan tubuh. (Bersambung...) (TvA)

Selasa, 20 November 2012

Apa itu Propolis


Apa itu propolis ?

Propolis adalah zat yang di ekstrak dari resin yang dikumpulkan oleh lebah pekerja khusus yang tugasnya mencari resin dari daun yang baru tumbuh dan bagian kulit batang pohon tertentu. Oleh lebah pekerja di sarang resin tersebut dicampur sedikit dengan lilin lebah, Madu dan enzym sebelum akhirnya menjadi Propolis. Propolis gunanya untuk menambal sarang lebah yang bocor dan memperkuat sarang. Selain dari pada itu fungsi Propolis yang tidak kalah pentingnya bagi lebah adalah untuk membungkus (memumikkan) bangkai binatang yang masuk kesarang lebah agar tidak menyebarkan penyakit. Jadi Propolis dipakai oleh lebah untuk mensaterilkan sarang, menghentikan pertumbuhan dan penyebaran bakteri, virus dan jamur. 

Belajar dari efektifitas Propolis bagi lebah inilah manusia modern kemudian ikut menggunakan Propolis dalam pengobatan khususnya untuk menghentikan pertumbuhan dan penyebaran bakteri, virus dan jamur. Propolis mengandung ratusan bahan kimia dan para ilmuwan baru berhasil mengidentifikasi dan memberi nama sekitar 30-an dari bahan-bahan tersebut. Komposisi Propolis yang baru dipanen dari sarang lebah umumnya terdiri dari kurang lebih 50% resin, 30 % lilin lebah, 10 % essential oils, 5 % Pollen dan 5 % sisa-sisa tanaman. Karena komposisinya yang demikian tidak seluruh bagian Propolis bisa dimakan sebagai obat atau makanan suplemen. 

Setelah dipanen dari sarangnya Propolis harus di ekstraksi dengan air atau minyak makan untuk mengambil bahan-bahan yang bisa dimakan tersebut. Di negeri barat ekstraksi juga dilakukan menggunakan ethanol atau alkohol, namun hal ini tidak halal untuk konsumsi kaum muslimin jadi ekstraksi menggunakan alkohol tidak boleh dilakukan. Karena lebah pekerja mengambil resin dari tanaman-tanaman sekitar tempat sarangnya, maka komposisi Propolis sangat bervariasi tergantung daerahnya, namun subhanallah seluruh Propolis memiliki khasiat pengobatan yang sangat mirip satu sama lain. Khasiat tersebut adalah Propolis bersifat antiseptic, antibiotic, antifungal, anti-inflamatory, dan kemampuan detoksifikasi. Sunggauh Allah swt. Telah memberi kemampuan lebah-lebah tersebut dimanapun mereka berada untuk mampu mengumpulkan bahan-bahan kimia yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan sarang lebah dan lebah-lebah yang tinggal di dalamnya. 

Propolis sangat efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan melawan bakteri yang resistant terhadap antibiotik buatan manusia. Dalam sebuah tes ilmiah dengan cell-culture test terbuktiPropolis paling efektif melawan bakteri patogen jenis gram poistif seperti Staphylococcus sp. (antara lain penyebab infeksi saluran kencing) , Clostridium sp.(antara lain penyebab gangguan perut/gastrointestinal), Corynebacterium diphtheriae (penyebab diphtheriae) dan jenis-jenis Streptococcus sp. (antara lain penyebab infeksi tenggorokan, infeksi sinus dan scarlet fever). Bakteri gram negatif yang juga efektif dilawan dengan Propolis antara lain Klebsiella pneumonia (penyebab pneumonia dan bronchitis) dan Pseudomonas sp. (antara lain penyebab infeksi pada luka). 

Bukti ilmiah lain adalah seperti yang dipublikasikan di Archives of Pediatric and Adolescent Medicine dimana 430 anak secara random diterapi dengan Propolis selama musim dingin dan dibandingkan dengan anak lain yang diberi obat buatan pabrik. Musim dingin dipilih karena pada musim ini pada umumnya anak-anak mudah terkena infeksi saluran pernafasan. Hasil tes tersebut menunjukkan bahwaanak-anak yang diberi Propolis terkena infeksi saluran pernafasan 55 % lebih rendah dibandingkan dengan anak-anak lain yang mendapatkan obat dari pabrik. 

Penelitian-penelitian lain yang dilakukan di Belanda, Rumania dan Polandia menunjukkan hasil yang sejalan dengan penelitian tersebut diatas. Penggunaan Propolis untuk pencuci mulut (mouth rinses) ternyata juga sangat efektif untuk menghentikan pertumbuhan bakteri-bakteri yang secara umum berada di mulut. Bakteri-bakteri ini pada umumnya menyebabkan kerusakan gigi, penyakit gusi, cavities dan plaque pada gigi. Penelitian ilmiah yang menunjang hal ini telah dilakukan antara lain di Brasil dan di Jepang. 

Penelitian yang di Jepang bahkan menunjukkan bukti lain bahwa pasien bedah mulut yang kemudian menggunakan Propolis sebagai pencuci mulut mengalami proses penyembuhan yang lebih cepat, lebih bersih dan rasa sakit/inflamasi yang sangat berkurang dibandingkan pasien lain yang menggunakan pencuci mulut buatan pabrik. Propolis yang dicampur dengan Madu terbukti menyembuhkan luka lebih cepat dari Silver Sulfadiazine (SS) . Di Brasil bahkan Propolis telah digunakan untuk pengobatan AIDS karena terbukti menghambat replikasi virus HIV. Penelitian di State Medical University of Ukraina juga membuktikan seluruh pasien yang terkenaHerpes Simplex Infection berhasil disembuhkan dengan Propolis. 

Penelitian-penelitian lain di berbagai negara tidak henti-hentinya menemukan bukti baru atas efektifitas Propolis sebagai obat untuk berbagai penyakit yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur dan masuknya bahan kimia berbahaya kedalam tubuh (keracunan). Ada lima alasan mengapa Propolis dapat menjadi obat :

• Lebih dari 180 phytochemicals ada di dalam Propolis antara lain flavonids, berbagai turunan asam orbanic, phytosterols, terpenoids dlsb. Zat-zat ini terbukti memiliki berbagai sifat anti-inflamatory, antimicrobial, antihistimanine, antimutagenic dan anti allergenic.

• Flavonids yang ada dalam Propolis selain bersifat antioxidant yang mencegah infeksi, juga menumbuhkan jaringan. Kandungan pimia Propolis yang meningkatkan tumbuhnya jaringan tersebut antara lain adalah sebagai akibat dari sifat tissue strengthening dan regenerative effect dari quercetin, kaemferol, epigenin dan luteolin. 

• Aktifitas antibiotic dari phytochemicals yang ada di dalam Propolis antara lain disebabkan oleh berbagai turunan asam organic seperti cinnamic, ferrulic, benzoic, caffeic, coumaric, terpenes dan turunan-tuirunn berikutnya seperti limonene, p-cymene, eugenol, galangin dan quercetin. 

• Sifat antifungal yang ada di Propolis yang dihasilkan oleh phytochemicals seperti flavonoids pinocembrin, quercetin, sakauranetin dlsb. 

• Sifat antivius Propolis yang berasal dari turunan-turunan asam organik seperti Caffeic Acid Phenethyl Ester (CAPE).

Di Al Qur’an Madu disebut ”....sebagai obat bagi manusia” (QS An Nahl 69) , tanpa menyebut sebagai obat untuk penyakit tertentu. Dengan demikian berarti Madu bisa jadi cocok untuk segala macam penyakit – termasuk penyakit-penyakit yang sekarang belum ketemu pengobatannya. 

Kita bisa yakin mengenai keandalan Madu sebagai obat ini karena ada ayatnya di Alqur’an dan dikuatkan oleh berbagai hadits Nabi, lebih jauh lagi dengan banyaknya zat yang ada di dalam Madu yang belum sepenuhnya bisa didefinisikan oleh manusia modern sekarang – memberikan harapan bagi kita bahwa Madulah jawaban atas problem kesehatan kita sekarang dan dimasa datang (karena apa yang ada di Al Qur’an dijamin kebenarannya sampai akhir Zaman). 

Diantara yang ada rujukannya atau sudah ada hasil research-nya antara lain adalah penggunaan Madu untuk pengobatan sakit perut, untuk pengobatan pancreatitis akut, pengobatan cancer, pengobatan tumor, pengobatan luka pada penderita diabetis, dan sebagai antibiotic untuk segala macam penyakit . 

Selain cocok untuk penyakit serius seperti cancer dan tumor (yang dibuktikan dalam riset Dr. Nada Orsolic dari University of Zagreb Ã¢€“ Kroasia), Madu juga cocok untuk pengobatan ’penyakit’ sederhana seperti bisul, jerawat dan sejenisnya melaui proses osmosis yaitu Madu menyerap nanah/cairan yang terdapat dalam bisul dan sejenisnya. 

Di mesir kuno lebih dari separuh resep pengobatan menggunakan Madu sebagai bahan utamanya, hal ini menunjukkan bahwa mayoritas penyakit dapat disembuhkan dengan Madu ini. Perlu diingat meskipun dengan berbagai kasiat pengobatan yang terkandung dalam Madu, apabila dimungkinkan (ada biaya dlsb.) tetap kami anjurkan untuk penyakit-penyakit serius pasien juga berobat/berkonsultasi dengan dokter, rumah sakit dlsb. Madu aman dikonsumsi bersama dengan obat-obatan yang diresepkan oleh dokter.
 
Propolis adalah produk lebah yang kaya akan zat-zat esensial yang sangat berguna bagi manusia. Propolis diproduksi oleh lebah dari getah yang diambil dari bagian tumbuh-tumbuhan yang menghasilkan getah- terutama tunas tumbuhan- Getah inilah yang menjadi bahan dasar pembentuk propolis. Getah ini dibawa ke dalam sarang lebah oleh para lebah pekerja dan dicampur dengan wax (sejenis lilin) dan serbuk sari bunga. Dengan bantuan air liur lebah, campuran ini dibuat menjadi lentur, dan inilah propolis. Propolis memiliki variasi warna antara coklat kehijauan dan coklat tua . Bagi para lebah, propolis merupakan zat penting yang sangat fundamental yang mereka perlukan untuk sterilisasi sarang lebah dari serangan bakteri, jamur dan penyakit. Telah diperkirakan bahwa 200.000 lebah madu menghasilkan 20 gram kandungan propolis setiap tahunnya.

Propolis yang telah siap ini mengandung 50-55% Getah, 5-10% serbuk sari bunga, 30% wax dan 10% Etheric Oil. 

Kandungan Propolis


Sampai saat ini penelitian ilmiah tentang kandungan dari propolis belumlah tuntas. Propolis pada saat ini diketahui kaya akan Vitamin, Terutama vitamin B-Komplex. Juga mengandung vitamin C, E dan H (Biotin) Mineral/UnsurKalsium, Zat Besi, Zink, Copper, Chrome Silizium, Vanadium dan Mangan. Asam amino essensial dan enzim Bioflavonoid atau biasa disebut vitamin P, Bioflavonoid merupakan zat yang paling penting dari propolis baik bagi lebah maupun bagi manusia. Bioflavonoid terdapat dalam jumlah yang banyak dalam propolis, bahkan paling banyak dibandingkan dengan produk-produk lebah lainnya seperti madu, royal jelly dll. Zat inilah yang memberikan efek antibiotik natural yang terkuat dan berfungsi menyembuhkan atau sedikitnya mengurangi rasa sakit, meredakan radang, mengikat zat racun yang masuk ke dalam tubuh dan memperkuat sistim imunitas tubuh.

Manfaat Propolis

Penggunaan propolis sebagai bahan alami untuk kesehatan manusia masih terus dipakai hingga saat ini dan menunjukan peningkatan yang luar biasa sejalan dengan Ilmu Pengetahuan hasil riset para ilmuwan tentang kegunaan Propolis sebagai bahan campuran obat di dunia kedokteran.

Sama seperti bagi para lebah, Propolis digunakan pula oleh manusia dalam melindungi tubuh manusia dari serangan bakteri, virus dan jamur. Kecepatan kerja dan keaktifan dari propolis dalam bereaksi menahan serangan kuman merupakan keunggulan dari propolis dibandingkan dengan bahan alami serupa lainnya. Efek perlindungan akan segera terasa sesaat setelah mengkonsum propolis.

Kegunaan propolis yang telah diketahui dari penelitian para ilmuwan biologi a.l:

1. Anti virus dan anti bakteri
2. Anti parasit- aktif dalam melawan Giardia sp. Dan Trichomonas sp.
3. Anti peradangan-menyembuhkan dan regenerasi
4. Anti oksidant- aktif mencegah penuaan dini
5. Anti tumor dan perlindungan terhadap radiasi
6. Meningkatkan imunitas tubuh- menstimulir produksi anti bodi

Studi ilmiah menyimpulkan bahwa propolis memerangi parasit Giardia sp yang menjadi penyebab gangguan dalam pencernaan pada anak2 dan gangguan di usus 12 jari pada orang dewasa. Propolis juga memerangi Trichomonas sp. Yang menjadi penyebab peradangan vaginal dan saluran kemih pada wanita.

Fungsi penting dari propolis adalah menstimulir sistim imunitas tubuh dalam melawan penyakit. Hal ini sangat penting terutama bagi orang yang memiliki daya imunitas rendah atau mengalami penurunan jumlah lekosit dalam tubuh.

Anak anak dengan daya tahan tubuh rendah ditandai dengan mudah terserang penyakit pernafasan. Setelah menggunakan propolis daya tahan tubuh mereka akan meningkat dan menjadi solusi bagi masalah gangguan saluran pernafasan yang terus berulang. Propolis sangat efektif dalam penyembuhan radang amandel, sunisitis dan influenza.

Secara umum manusia mendapatkan manfaat yang sangat besar dengan adanya Propolis. Sangat sedikit orang yang memiliki alergi terhadap keajaiban alam ini.

Sabtu, 17 November 2012

STRATEGI DAFTAR 15 TITIK


Keuntungan Daftar 15 Titik / 31 TITIK Sejak Awal

STRATEGI yang JITU DI AWAL JOIN akan sangat mempengaruhi POTENSI PENGHASILAN anda!

Tujuannya:
 Untuk MENGOPTIMALKAN Penghasilan Anda

Jika anda SANGAT SERIUS untuk menghasilkan income yang besar di bisnis PROSMART BUKAN MELIA NATURE ini, dan yakin akan menjalankan bisnis PROSMART BUKAN MELIA NATURE yang memang LANGKA ini, maka Anda sangat perlu meluangkan waktu sejenak untuk memahami tulisan sederhana ini.
Dalam bisnis PROSMART BUKAN MELIA NATURE ini Anda BOLEH gabung bukan hanya 1 Titik Potensi saja (1 HU) melainkan juga bisa Langsung ambil 3 atau 7 keanggotaan sekaligus  atas nama diri anda sendiri.
Jika Anda mengambil 3 atau 7 titik maka harga biaya registrasinya cukup 1 kali, hanya dana untuk pembelian produk yang dikalikan jumlah titik yang Anda ambil.

Contoh : 
jika ambil 7 titik langsung, maka anda akan mendapat produk sejumlah 7 paket 
(dapat produk senilai 3,9 juta) + 1 staterkit.
Dengan mengambil 3 titik keanggotaan maka potensi penghasilan Anda juga akan menjadi 3 kali lipatnya. Masing-masing titik keanggotaan Anda bisa menjadi mesin uang Anda nanti. Kalau 15 berarti15 kali lipatnya. Mengapa 7 atau 15? Sebab PROSMART BUKAN MELIA NATURE menggunakan sistem 2 kaki. Misalnya anda gabung 3 titik maka titik yang paling atas adalah Anda sendiri, dan 2 kaki di bawahnya juga Anda sendiri. Dengan mengambil 7 atau 15 titik langsung diawal keanggotaan Anda maka struktur (susunan) jaringan Anda akan kompak juga sejak awal, artinya tidak ada titik yang kosong di level 1 Anda atau di Level 2 Anda selain Anda sendiri. Itulah yang paling disarankan. Anda memang boleh juga menambah titik keanggotaan kemudian (tidak langsung diawal). Misalnya pertama 1 titik saja. Namun pada saat itu mungkin saja terjadi Spillover (Limpahan Member dari ATAS).  Ingat PROSMART BUKAN MELIA NATURE menggunakan sistem 2 kaki, artinya jika UPLINE Anda sudah punya 2 kaki dan saat itu DIA atau SPONSOR diatasnya mendapatkan member lagi maka member baru ini dapat diletakkan Di bawah Anda.Nah jika itu terjadi sebelum Anda menambah titik keanggotaan Anda sendiri maka Posisi Titik Tambahan Anda tidak lagi bisa TEPAT di bawah titik Anda yang pertama, sebab sudah terlanjur terisi orang lain (limpahan member tadi).Jika Titik keanggotaan Anda tersebar seperti diatas (kurang kompak) maka akan Ada titik yang bolong (yang bukan Anda) di bagian atasnya. Dan itu memang kurang optimal untuk melipatgandakan penghasilan pada posisi puncak jaringan Anda.  Jadi, jika ingin mengoptimalkan penghasilan dalam bisnis PROSMART BUKAN MELIA NATURE ini, silahkan LANGSUNG ambil 15 titik keanggotaan sekaligus mulai dari tahap awal (minimal 7titik).





Selasa, 13 November 2012

STRATEGI SUKSES DI MELIA SEHAT SEJAHTERA


Strategi awal bergabung menentukan hasil ke depan, luangkan waktu sejenak untuk memahami tulisan ini, jika menurut logika anda masuk akal silahkan segera ambil keputusan dan hubungi sponsor anda.

Saya merekomendasikan kepada anda untuk langsung bergabung dengan 3 hak usaha sekaligus pada saat awal bergabung, karena semakin banyak hak usaha yang anda beli maka semakin banyak pula peluang hasil yang akan dapatkan ke depannya.

Keuntungan bergabung di 3 hak usaha sekaligus :

1. Modal terjangkau hanya 1.830.000 memperoleh 3 paket produk propolis prosmart.
2. Tidak perlu berjualan, jadi cocok bagi anda yang tidak suka jual2an produk.
3. Potensi bonus sangat besar, karena akan terjadi matrix sempurna.
4. Peluang penghasilan 2.700.000/hari

Yang harus dilakukan ketika anda bergabung dengan 3 hak usaha sekaligus :
 
1. Mengajak minimal  4 orang untuk bergabung dengan modal yang sama ( 1.800.000 / 3 hak usaha ).
2. Menduplikasikan kepada 4 orang yang kita ajak untuk melakukan hal sama kepada orang lain ( mengajak minimal 4 orang juga).

 
Strategi Sukses di Melia Sejahtera


Contoh : Tio joint dengan membeli 3 hak usaha sekaligus, kemudian Tio mengajak Ari, Budi, Cepi dan Doni yang masing2 joint 3 hak usaha juga. 

Perhatikan !!!
Hasil / bonus yang diperoleh Tio :
1.    Bonus Sponsor : 12 x 100.000 = 1.200.000
2.    Bonus Leadership:         Tio 1 = 540.000
                                             Tio 2 = 180.000
                                             Tio 3 = 180.000
 
Total bonus Tio adalah 2.100.000, karena tugas Tio hanya mengajak 4 orang dengan modal yang sama ( 1,830.000 ) dan Tio tidak jualan produk, maka produk yang 3 paket milik Tio masih utuh.

Jika kita akumulasikan total bonus yang diperoleh Tio ( 2.100.000) dikurangi dengan modal ( 1.830.000) yang Tio keluarkan di awal joint, maka
profit : 2.100.000  1.830.000 = 270.000, dan
produk 3 paket karena Tio tidak jual2an produk, maka nilai produk yang dimiliki Tio jika sudah diakumulasikan nilainya adalah 0 ( nol )Karena harga produk yang dimiliki Tio nilainya menjadi 0, maka Tio bisa berbagi produk propolis prosmart ke orang lain secara cuma- cuma alias gratissss.!!!
 
Akan berbeda lagi ceritanya kalau Tio senang berjualan, maka nilai produk Tio adalah 3 x 700.000 = 2.100.000, lebih besar lagi kan profitnya???

Itulah beberapa keuntungan yang akan anda dapatkan jika anda bergabung dengan 3 unit usaha sekaligus di awal joint, selain harga produknya menjadi nol, anda bisa berbagi manfaat produk dengan orang lain.

Tunggu, tidak hanya sampai disini!!!
Simulasi di atas adalah akumulasi kerja di bulan pertama saja, perhatikan  yang akan terjadi jika feri, chandra, siska dan shinta melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh Tio.

Bulan
Member
1
4
2
16
3
64
4
256
5
1024
6
4096

Maka di bulan ke-6 saja di bawah Tio sudah ada kurang lebih 4000 member, artinya di bulan ke-7 penghasilan Tio sudah mencapai 2.700.000/hari.

Sangat luar biasa!!

Hanya dengan modal sekecil-kecilnya anda bisa memperoleh penghasilan yang luar biasa setiap hari, tetapi tulisan diatas hanya simulasi belaka kalau anda tidak segera menghubungi sponsor anda dan bergabung di bisnis prosmart.
 
Segeralah ambil keputusan!!!
Jangan ditunda-tunda lagi!!! 
 
Kesempatan ini terbuka bagi siapa saja yang ingin merubah hidup, semakin anda menunda kesempatan ini maka semakin jauh anda tertinggal di belakang.


Minggu, 21 Oktober 2012

PENDAPAT PAKAR


KOMENTAR PARA PAKAR TENTANG MELIA PROPOLIS..
  • Di Yunani, propolis telah dikenal sebagai pengobatan luka-luka dan berbagai penyakit yang tidak bisa disembuhkan.
  • Di Mesir,  propolis telah dikenal sebagai pengobatan dan simbol keagamaan.
  • Romawi memuja lebah dan propolis sebagai pengobatan, ahli jiwa menggunakan propolis sebagai obat ekstrak dari sengatan dan semua jenis racun, mengurangi pembengkakan, mengendorkan rasa sakit di otot.
  • Gerardis 1579 (Histories of Plants) Propolis memiliki zat yang dapat menyembuhkan dengan cepat dan efektif digunakan pada zaman perang Boer sebagai penyembuh luka.
  • Nicholas Culpeper (Complete Herbal)Propolis baik untuk panas serta pengobatan luka bakar
  • University of Columbia, Propolis dapat membantu sistem kekebalan tubuh pada manusia dan juga sangat efektif melawan infeksi, serta merupakan suatu zat anti kanker.
  • Dokter di Chechoslovakiamempergunakan propolis sebagai alat sterilisasi. Prof. Arnold Beckett : Propolis adalah obat yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit yang diakibatkan oleh virus, bakteri dan jamur.
  • Dr. Jhon Grange.Dept. Of Microbiology, National Health. Propolis dapat mengembangkan regenerasi jaringan penghubung tulang rawan.
  • Phillipe Calder, Dept. Biokimia Oxford University. Propolis sangat efektif untuk membasmi bakteri.
  • David James(terapi ahli gizi), Propolis telah terbukti menyembuhkan pasien-pasien yang berpenyakit kronis dan berpenyakit mulut dengan cepat.
  • Philip Wanderseorang dokter gigi mempergunakan propolis untuk mengobati pasien sakit gigi, gusi dan penyakit mulut lainnya.
  • Dr. Franz K. Fieks (Austria) mempergunakan propolis untuk penyembuhan luka-luka borok, sembuh dalam tiga hari.
  • Team Riset Rusia: Di dalam propolis terdapat zat Anti-Biotic alami dan anti-viral yang tidak mempunyai efek samping, Vitamin, Asam Amino, Mineral serta sangat mujarab untuk penyakit infeksi perut, mulut, tenggorokan (Ensiklopedia Utama).
  • Dr. Peter Mansfield :menggunakan propolis untuk penyembuhan demam, panas dan flu.
  • Mitza Vosnjak (Bekas Menlu Yugoslavia): memberikan propolis untuk temannya yang menderita kanker dan sembuh dalam waktu satu bulan.
  • Dr Fang Chu (Workers Hospital Lienyukang RRC): Pasien yang mengidap penyakit kandungan lemak tinggi dalam darah dan berpenyakit jantung dapat disembuhkan dengan propolis (Kandungan lemak menurun).
  • Institute of Radiology Sarajevo :Propolis dipergunakan untuk mengobati pasien berpenyakit kanker akibat radiasi.
  • V.P.Kivalkina(Majalah Antibiotics): Propolis adalah sangat efektif untuk infeksi dan tanpa kadaluarasa.
Propolis sangat efektif untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan melawan bakteri yang resistant terhadap antibiotik buatan manusia. Dalam sebuah tes ilmiah dengan cell-culture test terbukti Propolis paling efektif :
  1. Melawan bakteri patogen jenis gram poistif seperti Staphylococcus sp. (antara lain penyebab infeksi saluran kencing) ,
  2. Clostridium sp.(antara lain penyebab gangguan perut/gastrointestinal),
  3. Corynebacterium diphtheriae (penyebab diphtheriae) dan
  4. Jenis-jenis Streptococcus sp. (antara lain penyebab infeksi tenggorokan, infeksi sinus dan scarlet fever).
  5. Bakteri gram negatif yang juga efektif dilawan dengan Propolis antara lain Klebsiella pneumonia (penyebab pneumonia dan bronchitis) dan Pseudomonas sp. (antara lain penyebab infeksi pada luka).
Bukti ilmiah lain adalah seperti yang dipublikasikan di Archives of Pediatric and Adolescent Medicine dimana 430 anak secara random diterapi dengan Propolis selama musim dingin dan dibandingkan dengan anak lain yang diberi obat buatan pabrik. Musim dingin dipilih karena pada musim ini pada umumnya anak-anak mudah terkena infeksi saluran pernafasan. Hasil tes tersebut menunjukkan bahwa anak-anak yang diberi Propolis terkena infeksi saluran pernafasan 55 % lebih rendah dibandingkan dengan anak-anak lain yang mendapatkan obat dari pabrik.
Penelitian-penelitian lain yang dilakukan di Belanda, Rumania dan Polandia menunjukkan hasil yang sejalan dengan penelitian tersebut diatas. Penggunaan Propolis untuk pencuci mulut (mouth rinses) ternyata juga sangat efektif untuk menghentikan pertumbuhan bakteri-bakteri yang secara umum berada di mulut. Bakteri-bakteri ini pada umumnya menyebabkan kerusakan gigi, penyakit gusi, cavities dan plaque pada gigi. Penelitian ilmiah yang menunjang hal ini telah dilakukan antara lain di Brasil dan di Jepang.

Penelitian yang di Jepang bahkan menunjukkan bukti lain bahwa pasien bedah mulut yang kemudian menggunakan Propolis sebagai pencuci mulut mengalami proses penyembuhan yang lebih cepat, lebih bersih dan rasa sakit/inflamasi yang sangat berkurang dibandingkan pasien lain yang menggunakan pencuci mulut buatan pabrik.Propolis yang dicampur dengan Madu terbukti menyembuhkan luka lebih cepat dari Silver Sulfadiazine (SS) . Di Brasil bahkan Propolis telah digunakan untuk pengobatan AIDS karena terbukti menghambat replikasi virus HIV. Penelitian di State Medical University of Ukraina juga membuktikan seluruh pasien yang terkena Herpes Simplex Infection berhasil disembuhkan dengan Propolis.
Penelitian-penelitian lain di berbagai negara tidak henti-hentinya menemukan bukti baru atas efektifitas Propolis sebagai obat untuk berbagai penyakit yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur dan masuknya bahan kimia berbahaya kedalam tubuh (keracunan). Ada lima alasan mengapa Propolis dapat menjadi obat :
  • Lebih dari 180 phytochemicals ada di dalam Propolis antara lain flavonids, berbagai turunan asam orbanic, phytosterols, terpenoids dlsb. Zat-zat ini terbukti memiliki berbagai sifat anti-inflamatory, antimicrobial, antihistimanine, antimutagenic dan anti allergenic.
  • Flavonids yang ada dalam Propolis selain bersifat antioxidant yang mencegah infeksi, juga menumbuhkan jaringan. Kandungan pimia Propolis yang meningkatkan tumbuhnya jaringan tersebut antara lain adalah sebagai akibat dari sifat tissue strengthening dan regenerative effect dari quercetin, kaemferol, epigenin dan luteolin.
  • Aktifitas antibiotic dari phytochemicals yang ada di dalam Propolis antara lain disebabkan oleh berbagai turunan asam organic seperti cinnamic, ferrulic, benzoic, caffeic, coumaric, terpenes dan turunan-tuirunn berikutnya seperti limonene, p-cymene, eugenol, galangin dan quercetin.
  • Sifat antifungal yang ada di Propolis yang dihasilkan oleh phytochemicals seperti flavonoids pinocembrin, quercetin, sakauranetin dlsb. 
  • Sifat antivius Propolis yang berasal dari turunan-turunan asam organik seperti Caffeic Acid Phenethyl Ester (CAPE).

BAGAIMANA MELIA PROPOLIS MENYEMBUHKAN STROKE

Stroke, merupakan Penyakit yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah dan sistem kelenjar sehingga mengakibatkan kurangnya pasokan darah ke jaringan otak dan mengganggu fungsinya. Melia Propolis bekerja dengan membersihkan sumbatan - sumbatan dalam aliran darah tadi (sumber ; wikipedia ) . Kecepatan dan efek pengobatan sangat subyektif, tergantung dari kondisi yang dimiliki oleh penderita. Selain itu, disarankan untuk juga dibantu dengan mengkonsumsi Melia Biyang untuk efektifitas penyembuhannya.


Pruduk ini lah yang akan menghantarkan anda mencapai CITA-CITA ANDA DIATAS tanpa BATAS..Karena ketahuilah bahwa Jutaan orang menderita berbagai macam penyakit namun tidak kunjung juga sembuh yang ada adalah sembuh sementara untuk kemudian kambuh lagi terakhir meninggal.
Sebelum segala sesuatu terjadi pada diri dan Keluarga Anda akibat tidak perduli dengan kesehatan, ada baiknya anda mengetahui Sumber Penyakit itu selain dari Degeneratif yaitu VIRUS, BAKTERI dan JAMUR, factor inilah yang menyebabkan penyakii-penyakit pada orang-orang diatas, tanpa terkecuali. Lalu mereka SEMBUH setelah mengkonsumsi MELIA PROPOLIS. Kenapa bisa ? Karena LEBAH memproduksi PROPOLIS dan menggunakannya sebagai ALAT / SENJATA untuk MENGUSIR Dan MEMATIKAN VIRUS, BAKTERI dan JAMUR di SARANGNYA sehingga produk keluaran LEBAH seperti MADU, ROYAL JELLY dan POLLEN sangat steril dan sangat aman langsung di konsumsi, itu karena Propolis. Untuk itu PROPOLIS dapat menyembuhkan segala macam penyakit karena semua Penyakit disebabkan oleh VIRUS, BAKTERI dan JAMUR  hanya JUDUL PENYAKITNYA kemudian yang berbeda.

  © Blogger template 'Isolation' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP